Pintu adalah salah satu bagian penting dalam sebuah bangunan yang memiliki fungsi untuk membuka akses dari satu ruangan ke ruangan yang lainnya. Untuk saat ini, terdapat dua jenis pintu yang beredar di pasaran, yaitu pintu kayu konvensional dan pintu kayu engineering.
Pintu kayu konvensional adalah kayu yang diolah dan diproses menjadi pintu. Sedangkan pintu kayu engineering adalah pintu yang dibuat dari beberapa partikel kayu menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Tentunya, pintu kayu konvensional dan pintu kayu engineering memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yuk, simak kekurangan dan kelebihannya.

1. Pintu Kayu Konvensional
Pintu kayu konvensional terbuat dari kayu murni konsistent menggunakan satu jenis kayu. Hal tersebut menjadikan pintu kayu konvensional terkesan ekslusif. Serat kayu alami adalah bahan material yang dianggap dapat meningkatkan tampilan rumah karena dianggap sebagai bahan yang otentik dan memiliki keindahan. Serat alami kayu dan kekokohannya membuat pintu tampak seolah-olah dibuat dengan bahan yang premium.
Dibalik kelebihan yang diberikan dari pintu kayu konvensional, terdapat banyak kekurangannya. Pintu kayu konvensional sangat rentan terhadap kondisi eksternal seperti paparan cuaca yang nantinya dapat menyebabkan pintu kayu konvensional menjadi melengkung, memumai, bengok, dan kehilangan daya tarik serta fungsinya. Pintu kayu konvensional sangat sensitif terhadap air dan kelembapan. Jika pintu kayu dibiarkan lembap dan basah maka akan mempercepat proses pengeroposan. Selain itu, serangga seperti rayap juga akan mempercepat proses pelapukan dan pengeroposan pintu kayu konvensional.

2. Pintu Kayu Engineering
Pintu kayu engineering atau engineering wood door adalah pintu yang dibuat dari kayu dan diproses dengan berbagai tahapan. Beberapa tahapan proses pembuatan pintu kayu engineering yaitu proses oven hingga kadar air mencapai 12%, dipotong sesuai ukuran, dibelah lalu diberi lem untuk direkatkan, lalu dilapisi veneer sesuai keinginan. Meskipun terbuat dari beberapa partikel kayu, pintu kayu engineering memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan pintu kayu konvensional.

Keunggulan pintu kayu engineering yang pertama yaitu tidak mudah mengalami pelengkungan, pemuaian, dan susut karena terdiri dari lapisan kayu yang direkatkan bersama-sama. Pintu kayu engineering tentunya lebih ramah lingkungan. Selain itu, beberapa keunggulan dari pintu kayu engineering adalah tahan terhadap rayap, memiliki ketahanan terhadap bocornya suara, harga yang lebih terjangkau terutama jika menggunakan honeycomb paper sebagai core pintu.
Kekurangan dari pintu kayu engineering sendiri adalah pintu ini tidak bisa diserut lebih dari 5 mm kanan dan kiri, pengelupasan lapisan veneer bisa terjadi dengan mudah apabila pintu kayu engineering terpapar kelembapan, dan kayu di dalam pintu akan rusak jika tidak menggunakan lapisan HMR.


Itu dia serba serbi mengenai pintu kayu konvensional dan pintu kayu engineering. Pilihlah material yang berkualitas untuk kebutuhan bangunan kalian. Semoga informasi yang diberikan bisa menambah pengetahuan mengenai pintu kayu konvensional dan pintu kayu engineering.
