Merawat pintu kayu bisa dikatakan mudah jika kita mengetahui cara yang benar. Pintu harus dirawat agar tetap awet sepanjang waktu. Berikut ini adalah beberapa cara merawat pintu kayu:
- Bersihkan dan lakukan perawatan pintu secara teratur
- Beri finishing (pernis) pada pintu Pernis adalah bahan finishing transparan yang sering digunakan pada finishing bahan kayu, berfungsi untuk meningkatkan estetika dan melindungi media kayu yang dilapisinya. Pintu kayu yang tidak diberi pernis samasekali akan lebih mudah rusak dan lebih rawan dimakan rayap. Pemberian pernis pada pintu kayu juga akan membuat serat alami kayu terlihat semakin tajam dan tampilan pintu terlihat lebih baik.
- Letakkan pintu pada tempat yang kering dan tidak lembab
- Gunakan bahan pengkilap untuk menjaga kilauan pintu Untuk menjaga pintu agar tetap mengkilap gunakan cairan pengkilap dan pembersih khusus untuk furniture yang terbuat dari kayu
- Hindari terlalu sering membersihkan pintu dengan air Warna yang ada pada pintu justru akan lebih cepat pudar dan terlihat kusam, selain itu penggunaan air jika tidak dilakukan dengan benar dan pintu sering adalam keadaan lembab justru akan menimbukan jamur dan bau yang tidak sedap pada pintu rumah.
- Lakukan pengecekan pada engsel pintu Saat engsel pintu sudah terasa sedikit seret ataupun dalam keadaan kurang baik bisa diatasi dengan memberikan oli pada bagian engsel agar engsel bisa lancar kembali.
- Gunakan gagang dan kunci pintu yang berbahan stainless anti karat Tujuannya adalah agar tidak menimbulkan bekas karat pada bagian samping samping gagang pintu dan kunci pintu, karena bekas karatan yang ada pada pintu tentunya sangat mengganggu terlebih jika menggunakan pintu dengan warna putih cat duco, warna karat akan sangat jelas terlihat.
- Beri sedikit jarak antara kayu dengan lantai maupun pintu dengan kusen pintu Tujuannya adalah untuk memberikan ruang ketika pintu memuai dan saat memuai pintu tak akan seret.
- Jauhkan pintu dari benda-benda yang berpotensi bisa menimbukan goresan permanen. Jika goresan hanya berupa putih dari kapur masih mudah untuk di atsai, namun jika goresan berupa luka pada permukaan tentunya solusinya hanyalah melakukan pewarnaan pada bagian yang tergores.
- Segera lap pintu saat pintu dalam keadaan basah Hal ini bisa jadi karena terciprat air hujan maupun basah karena sebab lainnya, agar pintu tak menjadi sarang jamur terlebih saat musim hujan biasanya pintu akan sering lembab dan terasa basah. Segera lakukan pengeringan agar jamur tidak muncul di pintu. Kemunculan jamur biasanya ditandai dengan adanya bintik-bintik putih seperti remahan kapur dan kemudian bertambah banyak dari waktu kewaktu.
- Gunakan penahan pintu yang berfungsi untuk menjaga gagang pintu agar tidak lecet saat terbentur tembok Perawatan pintu harus dilakukan agar pintu tetap awet. Namun perlu diperhatikan juga dalam penggunaannya agar lebih berhati-hati salah satunya dengan tidak membanting pintu ketika menutup pintu.
